Kaspersky Anti-Cheat: Solusi Kecurangan di Turnamen Esport

kaspersky

Terakhir diperbarui 1 Oktober, 2019, 08:05 pm

Kaspersky meluncurkan versi beta solusi untuk mengatasi kecurangan di turnamen esport, yaitu Kaspersky Anti-Cheat, ini akan membantu penyelenggara turnamen esport dalam mencegah terjadinya kecurangan dalam permainan. Solusi ini berbasis cloud.

Teknologi ini diklaim hadir dan terintegrasi melalui API esports yang bisa digunakan oleh penyelenggara pada komputer yang digunakan untuk berkompetisi.

Solusi berbasis cloud ini menyediakan deteksi kecurangan secara real-time dan melaporkan kepada pelanggan yang dapat menindak pemain yang melanggar aturan.

Apabila ada sesuatu yang mencurigakan dan dianggap tidak normal atau tidak wajar maka Kaspersky Anti-Cheat secara real-time akan menangkap atau mereka kecurangan yang terjadi dan langsung melaporkannya. Hal ini membuat wasit maupun tim disipliner bisa langsung mengambil keputusan.

“Solusi anti-cheat Kaspersky membuktikan teknis kecurangan tanpa mengambil tindakan apapun kepada para pemain, melainkan menyerahkan keputusan akhir kepada wasit dan penyelenggara turnamen,” tulis Kaspersky dalam keterangannya.

Meski terus memonitor keberadaan program cheat, software anti-curang bikinan Kaspersky diklaim tidak akan mengganggu permainan. Game disebut bakal tetap berjalan tanpa lag atau kekurangan bandwidth.

“Permainan yang adil adalah hal yang sangat berharga bagi para gamer yang berusaha menunjukkan kelas dan keterampilan mereka. Ketika permainan seperti CS:GO, PUBG atau DOTA 2 menjadi penuh dengan kecurangan, gamer yang jujur akan berhenti bermain atau bahkan menyerah untuk selamanya,” tutur Product Owner Kaspersky Anti-Cheat, Anton Selikhov.

“Oleh karena itu solusi kami akan memberikan kesempatan bagi penyelenggara turnamen untuk mempertahankan keseimbangan yang stabil dalam komunitas game dan memantau kemajuan kompetisi mereka,” imbuhnya.

“Dengan hadirnya Kaspersky Anti-Cheat, perusahaan kami membawa lebih dari 20 tahun pengalaman yang relevan dalam memerangi malware dan kejahatan siber, ke wilayah baru. Tidak sampai di situ, tahun ini kami juga akan meluncurkan Kaspersky Anti-Cheat untuk game online multiplayer,” jelas Selikhov.

Kaspersky menyebut bahwa mereka sudah menguji coba teknologi Kaspersky Anti-Cheat pada kompetisi The StarLadder Berlin major 2019 pada 7 September kemarin. Pihak Kaspersky menilai bahwa tindakan curang dalam kompetisi memiliki dampak terhadap industri game.

Para pelanggar aturan ini memiliki potensi untuk menunda pemain yang profesional untuk berpartisipasi dalam kompetisi, dan dapat memengaruhi hubungan dalam komunitas game. Selain itu, kecurangan dapat memengaruhi popularitas dan reputasi turnamen, yang pada akhirnya mengurangi pendapatan atau jumlah perspektif kemitraan bagi penyelenggara.

Layanan Kaspersky Anti-Cheat sudah bisa dijajal oleh para pengembang game online dan penyelenggara turnamen e-sports. Peminat bisa mendaftarkan diri di situs Kaspersky di tautan berikut.

guest
0 Komentar
Tanggapan Inline
Lihat semua komentar