Cara Nonaktifkan Fullscreen Editor di WordPress dengan Mudah

Cara Nonaktifkan Fullscreen Editor Di WordPress Dengan Mudah

Setelah pembaruan, WordPress 5.4 sekarang membuka pos dan editor halaman dalam mode fullscreen secara default. Meskipun mode bebas gangguan ini menawarkan pengalaman yang bersih dan mudah digunakan, beberapa pengguna mungkin ingin kembali ke tampilan ringkas biasa.

Di artikel ini, kami akan menunjukkan kepada kalian cara menonaktifkan fullscreen atau editor layar penuh di WordPress dengan mudah.

Mengapa WordPress Beralih ke Mode Layar Penuh untuk Editor?

WordPress memperkenalkan editor baru bernama The Block Editor (alias Gutenberg) di WordPress 5.0. Editor baru ini memungkinkan pengguna untuk menggunakan blok untuk elemen umum dan membuat tata letak konten yang indah.

Ini juga meniru bagaimana artikel atau halaman pengguna akan terlihat dengan menggunakan font dan warna yang sama dengan tema WordPress yang digunakan.

Tim inti WordPress memutuskan untuk membuat fullscreen editor secara default, sehingga pengguna dapat memiliki pengalaman menulis yang bebas gangguan.

TERKAIT:
Plugin Bug di WordPress Dapat Membuat Peretas Menghapus Hingga 200.000 Situs

Penting untuk dicatat bahwa mode fullscreen ini bukanlah hal yang baru. Itu sudah ada di sana, dan pengguna dapat menyalakan/mematikannya.

Apa yang berubah sekarang adalah mode fullscreen sekarang menjadi tampilan default ketika menulis posting di WordPress.

Cara Mudah Menonaktifkan Mode Layar Penuh untuk Editor WordPress

Sangat mudah untuk mematikan mode fullscreen untuk editor blok di WordPress. Cukup edit posting atau halaman dan klik pada menu tiga titik di sudut kanan atas layar.

Ini akan menampilkan menu pengaturan untuk editor posting. Dari sini, kalian hanya perlu mengklik ‘Modus Layar Penuh’ untuk mematikannya.

Editor pos akan langsung keluar dari mode layar penuh, dan itu akan mulai menampilkan sidebar admin dan toolbar atas.

TERKAIT:
Cara Menyembunyikan Halaman Login WordPress

WordPress akan menyimpan preferensi mode layar penuh kalian di penyimpanan sementara browser. Namun jika kalian beralih ke browser lain, menggunakan mode penyamaran, atau mengakses area admin dari perangkat yang berbeda, maka kalian akan kembali melihat editor layar penuh.

Jika kalian menggunakan beberapa perangkat, akun pengguna, atau browser untuk mengakses area admin WordPress, maka ini mungkin sedikit mengganggu untuk beralih kembali setiap kali.

Metode selanjutnya ini membantu kalian memperbaikinya, secara permanen.

Nonaktifkan Mode Layar Penuh di WordPress secara permanen

Metode ini mengharuskan kalian untuk menambahkan kode secara manual ke situs WordPress.

Kalian cukup memasukkan kode berikut dalam file functions.php tema WordPress kalian, atau dalam plugin khusus website. Anda juga dapat menggunakan plugin code snippet khusus untuk menambahkan kode ini ke website kalian tanpa konflik.

if (is_admin()) { 
    function jba_disable_editor_fullscreen_by_default() {
    $script = "jQuery( window ).load(function() { const isFullscreenMode = wp.data.select( 'core/edit-post' ).isFeatureActive( 'fullscreenMode' ); if ( isFullscreenMode ) { wp.data.dispatch( 'core/edit-post' ).toggleFeature( 'fullscreenMode' ); } });";
    wp_add_inline_script( 'wp-blocks', $script );
}
add_action( 'enqueue_block_editor_assets', 'jba_disable_editor_fullscreen_by_default' );
}

Kode ini pertama memeriksa apakah pengguna melihat halaman area admin. Jika ya, maka ia akan memeriksa status editor layar penuh.

TERKAIT:
WordPress 5.4 Akan Menambahkan Lazy Load Image Secara Default

Jika editor layar penuh diaktifkan, maka itu akan dimatikan.

Kalian masih dapat secara manual mengaktifkan mode layar penuh dari layar edit posting, dan editor posting akan berfungsi dengan baik. Namun, jika kalian kembali, maka secara otomatis akan mematikannya.

Perilaku ini berlaku untuk semua pengguna yang dapat mengakses editor posting di website kalian.

Semoga artikel ini membantu kalian bagaimana cara menonaktifkan mode fullscreen atau layar penuh di editor posting WordPress.

Kredit kode: Audras Jean-Baptiste

guest
0 Komentar
Tanggapan Inline
Lihat semua komentar